Hallo semua! Wah udah lama ya aku ga buka blog hehee, sekarang aku mau cerita cerita sedikit nih. Disini aku bakal ceritain budaya dari keluarga aku. Jadi mama aku dari Pacitan, Jawa Timur dan papa aku dari Medan lebih tepatnya di Karo .
Kalau dari mama aku yaitu Pacitan, Jawa Timur. Nah kalian tau kan kalau Pacitan itu surganya wisata? (Hah? Kok bisa?) Iya, karena lumayan banyak wisata seperti Pantai dan ada Goa juga lhoo..
Aku pernah kesana saat tahun 2011, aku nginap di rumah saudara di daerah pedesaan dengan udara yang sejuk dan tempatnya dekat dengan rumah masa kecilnya mantan presiden negara kita yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Di pacitan itu ada beberapa khas kulinernya yaitu:
1. Nasi Tiwul, nasinya itu kayak semacam nasi pada umumnya tapi yang bikin beda adalah warna dari nasinya yaitu agak kecoklatan. Usut punya usut warnanya bisa agak kecoklatan karena terbuat dari ketela pohon yang sudah di keringkan. Ciri khas Nasi Tiwul di Pacitan itu adalah biasanya disajikan pakai sambal terasi dan beberapa lalapan.
![]() |
| (Sumber: Google) |
![]() |
| (Sumber: Google) |
3. Soto Pacitan, soto ini disajikan dengan tambahan daun seledri, bawang goreng, kecambah, kecap dan kacang goreng. Ciri khas Soto Pacitan itu adalah ada kacang goreng di sajian soto nya dan itu dia yang bikin beda dari soto lain hehe. Dan dari beberapa khas kuliner yang ada diatas aku paling suka sama Soto Pacitan karena mama suka banget buat dan rasanya enak hehehee...
![]() |
| (Sumber: Google) |
Kalau objek wisatanya ada beberapa yang aku rekomendasiin karena bagus pemandangannya, bisa buat refreshing dan kalian gaakan nyesel berkunjung yaitu:
1. Pantai Klayar, pantai ini letaknya di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
![]() |
| (Sumber: Google) |
2. Pantai Teleng Ria, Pantai yang bentuknya kayak teluk Pacitan, pantai ini letaknya di dekat pusat Kota Pacitan.
![]() |
| (Sumber: Google) |
3. Pantai Watu Karung, Pantai yang punya ciri khas tersendiri yaitu pasirnya berwarna putih. Pantai ini letaknya di Desa Watukarung, di Kecamatan Pringkuku Pacitan.
![]() |
| (Sumber: Google) |
4. Goa Gong yaitu salah satu Goa terindah di Asia Tenggara dan terkenal di Pacitan setelah Pantai. Goa Gong ini letaknya di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Donorojo, Pacitan. Aku pernah masuk ke dalam Goa Gong disana pemandangannya indah dan suka ada kayak bunyi gong gitu hehe, tapi ga sampe bawah karena udah gakuat pada saat itu.
![]() |
| (Sumber: Google) |
Itu dia sekiranya dari budaya mama aku.
Kalau dari papa aku yaitu Medan. aku pernah kesana tapi saat aku masih usia 1 bulan hehehe..
Di medan ada beberapa khas kulinernya yaitu:
1. Lontong Medan, yaitu makanan dengan beberapa potongan lontong, sambal teri kacang, tauco, mie, bumbu kacang, kuah sayur dan kerupuk. Ciri khas Lontong Medan ini adalah ada tauconya dan mienya itu yang gede gede gitu mirip kaya mie gomak hehe.
![]() |
| (Sumber: Google) |
2. Soto Medan, Ciri khas Soto Medan ini adalah kuah santannya berwarna kuning kehijauan, karena memakai rempah andalan yaitu jintan.
![]() |
| (Sumber: Google) |
3. Ikan Mas Arsik, biasanya makanan ini disajikan berkuah atau kering, tergantung selera biasanya. Rasanya itu lezat dan gurih. Dan dari beberapa khas makanan diatas aku paling suka Lontong Medan dan Ikan Mas Arsik, tapi kalau Ikan Mas Arsik itu jarang-jarang makannya tergantung mama buatnya kapan wkwk...
![]() |
| (Sumber: Google) |
Kalau objek wisatanya ada beberapa yang harus kalian kunjungin nih kalau lagi ke Medan, diantaranya yaitu:
1. Danau Toba, yaitu danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
![]() |
| (Sumber: Google) |
2. Istana Maimun, yaitu Istana Kesultanan Deli yang merupakan ikon kota Medan. Instana Maimum ini letaknya di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.
![]() |
| (Sumber: Google) |
3. Pulau Samosir dan Patung Sigale-Gale, Di pulau Samosir ini kamu bisa nih lihat Patung Sigale-Gale nah itu adalah patung yang menari adat Batak. Pulau Samosir ini letaknya di tengah Danau Toba.
![]() |
| (Sumber: Google) |
Itu dia sekiranya dari budaya papa aku. Oke sekiranya cukup sampe sini dulu ya ceritanya, terimakasih udah sempatin untuk baca cerita aku.























